Minggu, 02 Mei 2010

12 Mitos Malam Pertama


Tak jarang anggapan tentang MP yang dimiliki calon pengantin tergolong keliru, sehingga beredar mitos-mitos di kalangan masyarakat. Munculnya mitos ini, menurut dr. Nugroho Setiawan, Sp. And, androlog dari RS. Fatmawati Jakarta, disebabkan karena minimnya pengetahuan calon pengantin, terutama tentang seks. Berikut ini adalah mitos-mitos tentang malam pertama yang sering beredar:

1. Motis: Selalu menyakitkan.
Pikiran ini biasanya menghantui kaum perempuan. Biasanya ini terjadi karena ia sudah lebih dulu khawatir vaginanya tidak mampu menampung penisyang besar akibat ereksi.

Fakta: Ini anggapan yang salah!
Sebab, hubungan seks yang pertama kali dilakukan tak selalu menimbulkan rasa sakit, bila yang bersangkutan sudah mempelajari seksualitas pasangan sebelum berhubungan seks. Rasa sakit yang dialami, biasanya terjadi karena respon seksual belum terjadi secara sempurna padanya. Vagina masih terlalu kencang, sehingga belum siap menerima penetrasi.
Ketika ada rangsangan, respon seksual akan muncul berupa ereksi pada pria, dan pada perempuan terjadi perlendiran serta pelunakan vagina. Bila vagina belum melunak tapi sudah dipenetrasi,akan timbul rasa sakit pada perempuan. Inilah yang menimbulkan rasa trauma. Selain itu, pemaksaan seperti ini bisa membuat mulut rahim pecah.

2. Mitos: Penentu keberhasilan.
MP sering dianggap sebagai penentu keberhasilan dalam berhubungan seks selanjutnya. Ketika timbul kekecewaan, misalnya karena adanya pengalaman buruk saat MP, biasanya memang memengaruhi perasaan saat hubunganseks berikutnya. Pengalaman buruk ini antara lain, Ejakulasi Dini (ED) atau sakit yang dialami perempuan saat penetrasi. Bisa jadi, pengalaman ini akan kembali terbayang saat berhubungan seks berikutnya, sama halnya bila ternyata hubungan seks pertama itu berjalan menyenangkan.

Fakta: MP bukanlah penentu keberhasilan dalam hubungan seks selanjutnya.

3. Mitos: ED selalu terjadi saat MP.

Fakta: ED tidak selalu terjadi saat MP.
Menurut Nugroho, ED terjadi akibat gairah yang terlalu tinggi dan foreplay yang kurang. Padahal sebetulnya, gairah ini bisa dikendalikan. Bila pengetahuan seksualitas yang dimiliki suami tidak memadai, ED bisa saja terjadi. Ini wajar terjadi, dan bukan pertanda buruk.

4. Mitos: Sehebat adegan film biru.
Film biru memang banyak yang memberikan kesan berhubungan seks yang indah, heboh, bisa penetrasi dengan foreplay singkat, atau bahkan tanpa foreplay, dan bisa penetrasi dalam waktu lama.

Fakta: Pada kenyataannya, tidak selalu sehebat seperti adegan film biru.
Belajar seks dari film biru bahkan tidak dianjurkan, karena adegan yang tampak di sana tidak runut. Itu bukan pembelajaran seks yang baik. Sebab, masing-masing pihak butuh ketenangan, belaian yang tidak terburu-buru, dan penyelesaian psikologi yang baik.

Apalagi, perempuan yang penuh dengan perasaan. Ada kalanya, sebelum berhubungan, sebagian perempuan ingin ngobrol dulu atau dibelai untuk merangsang dirinya. Perlu diketahui, respon seksualyang baik pada wanita harus lengkap, dan ini butuh waktu lama, yaitu sekitar 30 menit.

5. Mitos: Seks di film biru adalah ideal.

Fakta: Anggapan ini bisa menyesatkan.
Sebab, adegan yang tampak di film biru kebanyakan hanya rekaan saja. Apalagi, bila suami menganggap ukuran penis yang ideal adalah yang besar seperti yang tampak di film biru. Kebanyakan, film biru diperankan oleh orang-orang Barat yang notabene bertubuh tinggi besar, sehingga ukuran penisnya pun lebih besar, dibanding orang Indonesia yang memiliki ukuran tubuh lebih kecil.

Sebaiknya, menurut Nugroho, sebelum menonton film biru, sebaiknya pasangan pengantin baru sudah memiliki pengetahuan yang cukup mengenai seks. Sehingga, mereka bisa lebih bijak dalam menyikapi adegan yang disuguhkan, dan kemudian bisa memilah hal-hal yang baik.

6. Mitos: Penis besar, istri puas.
Tak sedikit suami yang merasa khawatir tidak bisa memuaskan istrinya karena memiliki penis yang kecil. Ia pun lalu menganggap, istrinya baru akan puas jika penis pasangannya berukuran besar.

Fakta: Bukan ukuran besar kecilnya penis yang bisa memuaskan pasangan.
Melainkan, kekerasan penis itu sendiri. Bila penis besar tetapi tidak bisa melakukan hubungan seks dengan baik, bukan tak mungkin justru ED terjadi.

7. Mitos: Selalu nikmat.
Sebelum menikah, banyak orang menganggap seks sebagai sesuatu yang nikmat, sehingga membayangkan MP pasti akan dilewati dengan indah dan nikmat bersama pasangan.

Fakta: Apesnya, tak sedikit pula yang kecewa.
Sebab, ternyata keindahan yang dibayangkannya tidak terjadi di malam pertamanya. Penyebabnya, karena pasangan pengantin baru tidak memahami seksualitas secara benar.

Padahal, jika mengetahuinya, seks pasti akan terasa nikmat. Namun sayangnya, menurut Nugroho, masyarakat Indonesia tergolong malas belajar secara otodidak, termasuk untuk halyang satu ini. Oleh karena tidak menikmati itulah, banyak pasangan yang frekuensi berhubungan intimnya makin lama makin berkurang.

Apalagi, bila suaminya egois karena hanya memikirkan kenikmatannya sendiri, tidak peduli perasaan perempuan. Sedangkan istri, karena merasa sakit tiap kali penetrasi, sering mencari alasan agar tidak perlu melayani suaminya.

8. Mitos: Darah perawan.
Artinya, istri dianggap masih perawan bila saat berhubungan seks pertama kali, mengeluarkan darah dari vagina. Namun, bila tidak mengeluarkan darah, dianggap sudah tidak perawan atau pernah melakukan hubunganseks sebelumnya.

Fakta: Mitos ini sangat menyesatkan!
Anggapan ini membuat banyak istri khawatir bila tidak mengeluarkan darah saat MP, dan bisa menimbulkan kecurigaan pada suaminya. Padahal, ketika dia mendapatkan respon seksualyang sempurna, praktis semua organ reproduksinya menjadi lentur. Bila hal ini terjadi, bukan tidak mungkin selaput dara (hymen) istri tetap utuh, bahkan sampai menjelang melahirkan.

9. Mitos: Tak puas = gagal.

Fakta: Idealnya, saat berhubungan seks kedua belah pihak bisa menikmati dirinya dan pasangannya.
Namun, pada kenyataannya, saat melewati MP pengantin baru justru lebih banyak yang gagal melakukannya. Mereka tidak selalu langsung sukses melakukan hubungan seks akibat pengetahuan seksualitas yang minim. Umumnya, mereka menikmati hubungan seks yang baik justru setelah berhari-hari mencoba, yaitu setelah 10-14 hari menikah. Sebetulnya, hal ini tidak boleh terjadi. Tetapi, karenaorang Indonesia jarang yang mau belajar soal seksualitas, sehingga situasi seperti ini akhirnya dianggap wajar saja terjadi.

10. Mitos: Menyobek selaput dara pertanda keberhasilan.

Fakta: Ini anggapan yang salah dan tidak saling berhubungan.
Belum tentu selaput dara bisa sobek saat MP. Menurut Nugroho, justru menyobek selaput dara saat MP merupakan tanda terjadinya kegagalan respon seksual pada istri. Artinya, sebetulnya istri belum terangsang sempurna saat penetrasi terjadi.

11. Mitos: Harus minum obat kuat.

Fakta: Anggapan yang salah!
Obat-obat pendukung kegiatan seksual tidak dianjurkan untuk dikonsumsi bila yang bersangkutan tidak memerlukannya. Jika saat MP, yang notabene untuk pertama kalinya pasangan pengantin baru melakukan hubungan seks, suami sudah mengonsumsi obat ini, bisa jadi secara psikologis suami sebetulnya merasa tidak siap, atau tidak mampu melakukannya.

12. Mitos: Daging kambing meningkatkan gairah.

Fakta: Ini mitos yang sering tersiar di masyarakat!
Yang benar, bukan daging kambing yang membuat gairah seks meningkat, melainkan bumbu-bumbu yang berasal dari rempah-rempah yang menyertainya ketika daging kambing itu dimasak. Hasuna Daylailatu

HARUS MAU BELAJAR!
Nugroho menyarankan agar sebelum menikah pasangan calon pengantin perlu belajar seksualitas dengan benar. Di antaranya, cara pemanasan (foreplay), cara bercumbu, dan kapan harus penetrasi. Anatomi tubuh lawan jenis juga harus diketahui. Sehingga, ED dan rasa sakit yang dialami saat penetrasi bisa dihindari saat MP. Jika kedua pasangan mempelajari seksualitas dengan baik, pengalaman buruk bisa dihindari. “Yang penting, kedua belah pihak sama-sama belajar, bukan hanya salah seorang saja, sehingga bisa saling mengisi,” ujar Nugroho. Untuk belajar seksualitas, lanjutnya, tidak harus konsultasi ke dokter, dan tidak berarti harus langsung menggunakan tubuh pasangan, karena keduanya belum resmi menikah. Melainkan bisa lewat buku, informasi dari internet, dan lainnya. Jika masih ragu, barulah ke dokter. Bila setelah menikah ternyata timbul masalah, pasangan ini bisa datang ke dokter. “Padahal, jika masalah muncul setelah menikah, perbaikannya butuh waktu panjang. Jadi, sebaiknya sejak awal kita mendapat kesan, seks itu menyenangkan. Bukan kesan, seks itu sakit, mengecewakan, dan sebagainya.,” ujar Nugroho. Ia juga menambahkan, komunikasi dengan pasangan tentang seksualitas ini juga perlu dilakukan agar pasangan tahu titik rangsangnya, serta keinginan-keinginannya. Jika pengetahuan seksualitas sudah diketahui secara benar, mitos-mitos yang kerap beredar di masyarakat tadi akan hilang dengan sendirinya.

DEFINISI PERAWAN

Ternyata, masih saja banyak yang salah kaprah dalam mengartikan kata perawan. Perawan, menurut Nugroho, adalah perempuan yang vaginanya belum pernah dimasuki penis. Jadi, perawan tidak berhubungan dengan darah dan selaput dara. Walaupun dimasuki barang-barang lain, misalnya alat kedokteran sampai selaput daranya pecah, perempuan ini tetap disebut perawan. Sebab, yang dimasukkan ke dalam vaginanya bukan penis.

“Banyak pekerja seks komersial yang melakukan operasi selaput dara. Di sisi lain, perempuan yang sudah melakukan hubungan seks, tapi belum pernah keluar darah karena selaput daranya belum pecah sampai menjelang melahirkan, sudah bukan perawan lagi. Jadi, sulit membuktikan seorang perempuan masih perawan atau tidak, kecuali berdasarkan pengakuan dari yang bersangkutan,” ujar Nugroho.


http://www.resep.web.id/seputar-sex/12-mitos-malam-pertama.htm


10 Tanda Dia Bukan Untuk Anda


Sebagian orang bilang, mereka tahu saat itu juga pacar yang sedang dikencani bakal jadi pendamping seumur hidup. Bagaimana dengan Anda? Apa yang akan terjadi kala Anda tak yakin dialah orangnya? Kalau Anda sedang mempertimbangkan komitmen seumur hidup alias bersedia mendampingi dia saat senang dan susah sepanjang hayat, inilah saatnya mengajukan pertanyaan paling sulit. Berikut 10 pertanda yang bisa menjadi indikasi dia BUKAN untuk Anda.

1. Anda punya daftar apa saja yang tak boleh dia katakan/lakukan/kenakan jika ingin hubungan Anda berlangsung aman dan lancar. Jika Anda terlalu fokus pada kekurangan dia, berarti dia bukanlah orang yang Anda inginkan sebagai pendamping hidup atau Anda belum siap menjalani hubungan yang serius. Putus hubungan akan memberi Anda waktu untuk makin dewasa dan kesempatan untuk bertemu seseorang yang kekurangannya bisa Anda terima.

2. Anda tidak memercayai dia. Sedikit rasa cemburu mungkin sehat. Tapi jika Anda mengintip surat elektroniknya, gusar tiba-tiba jika dia pergi tanpa Anda, berarti ada sesuatu yang salah. Kalau ada sesuatu mengenai si dia yang bikin Anda tak percaya, mungkin dia bukan yang terbaik bagi Anda.

3. Anda menghindari konflik sebisa mungkin. Beradu argumen itu sehat. Dan jika dilakukan dengan benar (dengan cara tidak menuduh dan cukup rasional), akan menjadi cara yang baik untuk mengajukan keberatan, memperbaiki masalah dalam hubungan, dan mencapai pemahaman lebih mendalam satu sama lain. Mengabaikan masalah bukanlah tak punya masalah sama sekali, bahkan jika kelihatannya begitu.

4. Saat sedih, Anda tidak mencari kenyamanan atau ketenangan dari si dia. Sewaktu Anda sedih dan bercucuran air mata, apakah Anda malah mengunci diri dalam kamar mandi agar dia tidak melihat Anda dalam keadaan terburuk? Anda sebenarnya belum siap untuk memberikan komitmen secara total. Mr Right mestinya membuat Anda tersenyum, mengeringkan air mata Anda, menenangkan Anda, dan tidak bikin stres.

5. Anda atau dia sedang berjuang melawan kecanduan. Dia manis, menyenangkan, dan mencintai Anda sepenuhnya. Tapi kecintaannya pada alkohol atau main game berjam-jam sebaiknya dihilangkan lebih dulu. Jangan membodohi diri dan berpikir Anda akan bisa mengubah dia atau hubungan Anda akan cukup kuat melawan kecanduan itu. Kecanduan bisa diubah, tapi dia harus melakukannya sendiri. Demikian sebaliknya, jika Anda yang kecanduan. Sembuhkan diri lebih dulu, baru cari pendamping hidup.

6. Anda tak mampu membayangkan dia sebagai ayah anak-anak Anda. Tanyakan pada diri sendiri: Apakah dia akan jadi ayah yang baik? Apakah dia bisa bertanggung jawab secara finansial? Apakah dia bisa menjadi partner yang setara di masa depan? Kalau Anda punya keraguan -- meski sedikit -- mungkin dia bukan orang yang tepat.

7. Tujuan jangka panjang Anda dalam hidup ternyata tidak sejalan dengan dia. Anda ingin cepat-cepat punya anak, dia tidak kepengin punya anak. Anda ingin dia menjadi imam setiap waktu shalat, dia malah menghindar. Dia tinggal di tengah kota, Anda ingin tinggal di pinggir kota yang lebih tenang. Perbedaan yang prinsip, sulit dicari komprominya jika tak ingin mengatakan tak bakal mencapai titik temu. Ajukan pertanyaan penting pada diri sendiri: “Apakah saya berniat kompromi pada satu hal penting ini?” Jika jawabannya tidak, berarti Anda bukan yang terbaik untuk dia, begitu pula sebaliknya.

8. Tidak menghargai satu sama lain. Dia merendahkan Anda di hadapan teman-temannya dan mengeluhkan Anda pada orangtuanya. Anda membelalakkan mata saat dia bicara karena dia mempermalukan Anda. Hubungan tanpa saling menghargai tak akan bisa langgeng.

9. Anda tidak punya hasrat terhadap dia. Intim secara fisik memegang peran penting dalam hubungan yang romantis. Kalau Anda dan dia tak punya chemistry, well, lebih baik lupakan saja.

10. Dia kelihatannya baik, tapi Anda punya perasaan lain. Jangan abaikan insting. Mungkin hubungan Anda dengan dia selama ini baik-baik saja, tapi jika insting Anda mengatakan dia bukanlah yang terbaik, dengarkanlah. Suara dari hati nurani tidak bisa dibohongi.


http://www.tabloidbintang.com/self-improvement/psikologi/661-10-tanda-bahwa-dia-bukan-untuk-anda.html

Perawatan Ekstra Untuk Rambut Yang Diwarnai


Masih banyak orang yang tak rela bereksperimen mewarnai rambut karena berbagai alasan. Selain tak pede dengan penampilan yang terkesan lebih nyentrik, wanita umumnya khawatir rambut mereka bakal tak lagi sehat kena dampak cat rambut. Pemikiran wajar, mengingat selama ini cat rambut identik dengan bahan kimia yang bisa merusak rambut.

Bagaimana pun, dari sederetan produk pewarna rambut di salon atau gerai kecantikan, sebagian besarnya mengandung bahan kimia. Pasalnya kalau tidak, warna akan segera memudar begitu Anda keramas. Bahan kimia itulah yang digunakan dalam kutikula rambut dan kemudian masuk ke lapisan dalam rambut. “Bahan kimia yang terlalu sering diaplikasikan ke rambut membuat kerusakan tak bisa dihindari, terlebih pada elastisitas rambut. Rambut menjadi lebih kering, cepat rontok, dan bahkan tekstur rambut yang tadinya lurus perlahan bisa berubah keriting,” ujar Natasha Sara, seorang pakar kecantikan rambut.

Eittts, tapi jangan sedih. Kerusakan bisa dengan mudah Anda hindari kalau tahu bagaimana merawat sebelum dan sesudah rambut diwarnai. Jadi, siap memberi perawatan ekstra? Berikut beberapa tipnya. Semoga bermanfaat.


Sebelum Mewarnai Rambut
1. Jika rambut bercabang, sangat disarankan memotong terlebih dahulu ujung-ujung rambut sebelum mewarnai. Rambut akan lebih mudah diatur dan warna akan lebih merata, karena ujung bercabang rawan mengendapkan cat rambut berlebih.


2. Jangan biarkan rambut Anda menderita terlalu sering atau dalam waktu berkepanjangan. Maksudnya, hindari segala perawatan rambut yang berhubungan dengan bahan kimia (rebounding, mengeriting, dll) setidaknya 2-3 minggu sebelum mewarnai rambut.


3. Lakukan perawatan melembapkan rambut dengan kondisioner beberapa hari sebelum mewarnai rambut. Selain dengan kondisioner, Anda juga bisa melembapkan sekaligus menguatkan rambut dengan perawatan sederhana dengan campuran mayones dan putih telur. Oleskan dan diamkan selama sepuluh menit sebelum dibilas dengan air dingin.


4. Disarankan juga untuk tidak keramas selama dua hari sampai mewarnai rambut, supaya minyak alami di kulit kepala melindungi rambut. Hasilnya, warna rambut lebih mengilap.


5. Kalau ini bukan pertama kalinya Anda mewarnai rambut, ada baiknya menjalani perawatan hair spa di salon agar perawatan terhadap kerusakan rambut lebih menyeluruh dengan massaging, steaming, dan proses lainnya.


6. Kalau kulit kepala Anda sensitif jangan lupa memberi tahu petugas salon yang akan mewarnai, sehingga ia bisa lebih berhati-hati dan memilih produk cat rambut yang sesuai. Tapi ingat, jika di kulit kepala ada luka atau goresan, harus menunggu sampai membaik sebelum mewarnai rambut. Sebab bahan kimia yang ada dalam cat rambut bakal memperparah keadaan.


7. Dengan banyaknya produk cat rambut yang menawarkan kemudahan mengecat rambut sendiri di rumah, sekarang lebih banyak wanita cenderung malas ke salon. Sebenarnya tak ada salahnya melakukan sendiri, tapi sebelumnya Anda harus mengetes apakah cat rambut yang dipakai cocok dan tidak mengakibatkan iritasi di kulit Anda. Caranya, oleskan sedikit cat rambut di lengan. Diamkan 15-20 menit dan bilas dengan air. Jika ada reaksi di kulit yang tak wajar, silakan cari produk lain atau berkonsultasi pada pakar rambut profesional.



Setelah Mewarnai Rambut


1. Gunakan sampo khusus rambut diwarnai. Sampo jenis ini tidak membuang pelembap alami dari rambut seperti sampo biasa. Selain itu, sampo khusus juga menjaga warna cat rambut lebih awet dan terlihat lebih segar.


2. Rutin gunakan masker rambut seminggu sekali untuk mencegah warna cat rambut lebih cepat pudar.
3. Keramas dan berikan kondisioner setidaknya seminggu dua kali supaya rambut tidak cepat kering.


4. Jangan biasakan mengeringkan rambut dengan hair dryer bertemperatur tinggi. Atur tingkat kepanasan sewajarnya atau bahkan lebih baik keringkan rambut secara alami.


5. Rambut diwarnai cenderung lebih lembut dan sensitif. Maka jangan menyisirnya dalam keadaan basah karena bisa cepat kusut dan rontok. Tunggu sampai kering atau kalau terburu-buru, atur rambut perlahan dengan jari.


6. Kalau mau berepot-repot sedikit, gunakan air yang sudah difilter untuk keramas rambut berwarna Anda. Pasalnya, air yang tak bersih mengandung banyak bahan kimia dan elemen tak diinginkan lain, yang bisa membuat rambut berwarna Anda kusam.


7. Klorin menyebabkan kerusakan pada rambut berwarna, jadi hindari aktivitas berenang dalam kurun beberapa minggu usai mewarnai rambut. Kalaupun ingin renang, pastikan Anda menggunakan swimming cap.


8. Dibanding kondisioner biasa, ada baiknya gunakan kondisioner leave in. Selain tahan lebih lama sepanjang hari, kondisioner jenis ini juga melindungi rambut dari bahaya sinar UV matahari.


http://www.tabloidbintang.com/self-improvement/kecantikan/432-perawatan-ekstra-untuk-rambut-diwarnai.html

Hal Penting Jika Ingin Memiliki Kulit Putih


Bicara impian punya kulit putih tak ada habisnya. Khususnya kaum hawa pasti takkan bosan mencari cara terbaik dan terefektif mewujudkan kulit idaman secerah, sehalus, dan seputih para selebriti yang tiap hari wara-wiri di layar kaca.

“Kalau lihat artis-artis di TV atau di majalah saya sering kagum -- sekaligus iri sih. Kok bisa wajah dan kulit mereka putih mulus. Sedangkan saya sudah perawatan ini itu tapi hasilnya nihil. Tetap kusam,” tutur Maya, seorang mahasiswi perguruan tinggi negeri di Jakarta.

Maya menjajal hampir semua produk di pasaran yang menawarkan khasiat membuat kulitnya lebih putih. “Biasanya sih lulur, losion, dan sabun muka.”

Yang menarik, begitu ditanya apa rangkaian perawatan itu dijalaninya dengan merek produk yang sama, Maya menggelengkan kepala. “Enggak. Biasanya pilih-pilih aja sesuka hati. Biar bisa merasakan mana yang paling sesuai,” ungkapnya enteng.

Keputusan Maya coba-coba dan “mencicipi” berbagai produk mungkin dialami banyak wanita yang bercita-cita tampil memesona dengan kulit putih. Mereka cenderung membabi buta memilih beragam produk untuk dipakai bersamaan. Tapi tanpa disadari justru di situ hambatannya. Produk yang dipakai jadi tak bisa bekerja efektif.

Akan lain hasilnya kalau Anda mencari rangkaian perawatan dalam satu produk yang sama. Jika dipakai secara rutin, bahan-bahan yang terkandung bisa bekerja sama jauh lebih efektif dan efisien.

Masalahnya sekarang, produk seperti apa dan jenis perawatan apa saja yang bisa membantu Anda mencapai impian kulit putih itu? Enggak usah muluk-muluk. Body scrub, body butter, dan sabun muka cukup, kok.

Body Scrub

Body scrub jadi pilihan para wanita yang ingin memiliki kulit sehat dan segar karena butiran kasarnya dipercaya ampuh mengangkat sel kulit mati dan kotoran pada pori-pori kulit, sehingga kulit lebih halus mulus dan tidak kusam. Scrub juga mampu meningkatkan sirkulasi darah sampai ke permukaan kulit sehingga membantu mengatasi selulit dan secara tidak langsung berefek mencerahkan alias memutihkan kulit.

Body Butter

Kalau body scrub juaranya mengangkat sel kulit mati, body butter ahli membikin kulit terus terjaga kelembapannya. Apa sih yang bikin body butter beda dengan losion yang selama ini jadi alternatif utama orang mencegah kulit kering? Dari segi tekstur, body butter lebih kental ketimbang losion. Dan yang terpenting, banyak yang bilang manfaatnya sebagai penjaga kelembapan kulit jauh lebih efektif dibanding losion.

Sabun Muka

Dibanding dua rangkaian perawatan sebelumnya, sabun muka mungkin yang paling familier buat masyarakat Indonesia. Bahkan sering kali para wanita membawanya ke mana pun mereka pergi. Maklum, sinar matahari terik dan debu yang hobi bertebaran di jalan bikin wajah wanita Indonesia bisa kering, kusam, dan lengket dalam sekejap. Dengan sentuhan sabun muka dengan bilasan air dingin, masalah itu bisa diatasi dalam waktu singkat.

Selain itu bagian terpenting dari semuanya adalah menentukan kandungan apa saja yang harus ada di dalamnya. Berikut kami berikan beberapa jagoannya:

Ekstrak pepaya

Berasal dari getah dan biji pepaya, sangat ampuh membikin kulit tampak lebih cerah.

Ekstrak bengkuang

Sama seperti ekstrak pepaya, umbi penyejuk yang satu ini juga sudah sejak dulu jadi andalan mereka yang ingin berkulit putih. Selain itu, bengkuang yang kaya vitamin B1 juga ampuh mengencangkan kulit, lho!

Arbutin

Namanya mungkin terdengar asing, tapi ekstrak buah mulberi termasuk bahan pencerah kulit favorit wanita Asia. Dahsyat pula mengusir flek hitam dan jerawat.

Madu

Rahasia kecantikan Cleopatra ini terbukti secara klinis berkhasiat memberi nutrisi dan melembapkan kulit.

Shea Butter

Sejenis tumbuhan dari Afrika ini efektif memperbaiki terkstur kulit, melembapkan, dan menjaga elastisitas kulit.

Vitamin A, C, dan E

Berfungsi sebagai antioksidan untuk melindungi kulit dari pengaruh radikal bebas yang bisa merusak kulit seperti kulit kering, noda hitam, kusam, dan keriput.

Tidak percaya? Silakan buktikan!


http://www.tabloidbintang.com/self-improvement/kecantikan/498-hal-penting-jika-ingin-memiliki-kulit-putih-.html

10 Hal Yang Pantang Dilakukan Suami


Suami juga manusia, tak ada yang sempurna. Mau romantis seperti Edward Cullen, spontan seperti Jacob Black, atau tampan hingga menyamai Johnny Depp yang menyabet Sexiest Man Alive versi majalah People, tetap saja punya kekurangan.

Tidak gampang memenuhi peran sebagai suami (nyaris) sempurna. Begitu juga sebaliknya, tak mudah jadi istri yang bisa memenuhi semua keinginan suami dan keluarga. Ada saatnya istri tak tahan dengan perlakuan suami, demikian sebaliknya. Bukan berarti keduanya langsung mengajukan perceraian ke pengadilan.

Pertengkaran atau perbedaan pendapat antara suami dan istri dianggap lazim. Nah untuk mengurangi beda pendapat yang berlanjut ke adu argumen, hai para suami, ingatlah untuk tidak melakukan beberapa hal berikut.

1. Menawarkan untuk babysit (baca: menjaga) anak sendiri. Kalau tetangga Anda melakukannya, itu namanya babysitting alias menjaga anak. Tapi kalau orangtua yang melakukannya, ya bukan babysit tapi child care, merawat atau mengasuh anak namanya, yang baru berakhir paling sedikit sampai anak berusia 18 tahun, kadang malah sampai si anak menikah. Paham, kan bedanya?

2. Mengatakan pekerjaan kantor itu lebih berat ketimbang pekerjaan rumah tangga. Setelah seharian bekerja, mungkin muncul asap dari telinga dan hidung Anda. Tapi berita baiknya, Anda masih bisa tegak berdiri. Nah asap yang sama bisa keluar dari istri Anda berkat bersih-bersih rumah, mengawasi anak-anak yang tak henti berlarian, belanja bulanan, sambil mencoba menyeterika. Well, kalau istri Anda bilang lelah, artinya memang benar-benar kelelahan, baik secara fisik maupun mental.

3. Memberi istri hadiah berupa peralatan rumah tangga. Mesin cuci baru? Sama saja dengan istri membelikan pelek ban untuk mobil Anda. Belum tentu cocok, kan? Kecuali kalau Anda memastikan sang istri menginginkannya dan sesuai untuk pemakaian di rumah, tak ada salahnya.

4. Membelikan parfum untuk sang istri. Mungkin wanginya enak dan “berani”, tapi belum tentu sesuai dengan kepribadiannya. Usaha yang bagus, tapi alangkah baiknya jika istri dibawa serta saat membeli. Siapa tahu malah jadi kejutan manis saat Anda terlihat spontan membelikannya.

5. Mengumbar omongan tentang cara Anda mengemudi. Kebanyakan wanita bukan pengendara mobil yang baik, itu sudah banyak yang tahu. Tapi berkali-kali menekankan hal itu sambil mengobral bukti betapa hebatnya Anda di belakang kemudi, nanti malah berbuah pahit. “Sekali lagi suami saya bilang dia terbebas dari kecelakaan sejak 1978, ingin rasanya saya merebut setir dan membuat mobil kami celaka, hanya untuk menutup mulutnya,” tandas Maria kesal.

6. Tidak terkesan atas usaha istri yang memasak berjam-jam untuk menyajikan makanan lezat. Entah siapa yang salah, namun memasak tidak semudah yang diduga. Kalau hasilnya tidak selezat yang dibayangkan, setidaknya berikan pujian atas usahanya memasak bagi keluarga.

7. Membeli baju tanpa mencobanya. Bukan rahasia lagi, para suami merasa bakal pingsan begitu menapakkan kaki di mal. Tapi please, luangkan waktu ekstra dan beri kesempatan bagi istri Anda untuk mencoba baju atau barang apa pun yang dibeli. Jangan sampai repot menukarnya nanti. Iya kalau bisa ditukar, kalau tidak, dompet Anda juga yang bakal terkuras nanti, hehehe.

8. Harus tahu diri, terutama saat berada di ruang publik. Maksudnya, jangan suka meninggalkan istri sendirian. Pamit lebih dulu kalau ingin ke toilet atau mengambil minuman saat menghadiri pesta berdua. Sendirian di tengah keramaian bisa bikin istri gugup atau salah tingkah. Kalau ada yang menggodanya, bagaimana?

9. Ungkapkan dengan jujur mengenai potongan rambut baru istri Anda. Komentar seadanya akan terasa basi. Lebih baik ungkapkan dengan jujur kalau Anda tidak suka. Setidaknya masih ada waktu untuk memperbaiki gaya rambutnya sebelum dilihat orang lain. Apalagi istri tahu kok, Anda tidak tulus mengucapkan pujian tadi.

10. Mengharapkan penghargaan karena membantu pekerjaan rumah. Hmm, bukannya itu rumah Anda juga? Sudah selayaknya Anda berdua dengan istri membereskan rumah.


http://www.tabloidbintang.com/self-improvement/keluarga/431-10-hal-yang-pantang-dilakukan-suami.html

Steak Mie Panggang Sayuran


BAHAN:
  • 2 sendok makan margarin
  • 1/2 buah bawang bombay, cincang halus
  • 2 siung bawang putih
  • 2 butir telur
  • 150 ml susu cair
  • 200 gr mi telur
  • 50 gr kacang polong
  • 1 buah wortel, seru halus
  • 6 lembar daging asap
  • garam, gula pasir secukupnya
  • 2 sendok makan margarin

PELENGKAP:

  • saus bangkok
  • brokoli, rebus
  • kentang goreng

CARA MEMBUAT:

  1. Panaskan margarin, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum. Angkat.
  2. Kocok telur dan susu cair, sisihkan.
  3. Campur mi, tumisan bawang, kacang polong, wortel, garam, dan gula pasir, aduk hingga rata.
  4. Siapkan loyang persegi, alasi dengan kertas roti lalu oles dengan margarin. Tuang 1/3 bagian adonan mi di dasar cetakan, lalu susun daging asap di atasnya.
  5. Tuang kembali adonan mi, susun kembali daging asap. Tuang sisa adonan mi, kukus selama 45 menit. Angkat dan dinginkan.
  6. Potong-potong adonan, panaskan margarin di atas pan, masak adonan mi hingga kecokelatan. Angkat.
  7. Sajikan steik mi dengan pelengkapnya.

Hasil: 8 porsi


http://www.tabloidbintang.com/wisata-a-kuliner/resep/2813-stiek-mi-panggang-sayuran.html

Kenali Tipe-Tipe Pewawancara


Menghadiri wawancara pekerjaan, timbul sejuta tanya di benak. Pertanyaan seperti apa yang akan diajukan, pakaian apa yang pantas dipakai, bagaimana harus menjawab pertanyaan, dan berapa lama wawancara akan berjalan? Pencari kerja yang baik pastinya sudah menyiapkan segalanya.

Tapi jangan lupakan satu hal penting. Seperti apa karakter orang yang akan mewawancarai Anda dan bagaimana menghadapinya. Karena begitu Anda masuk dan duduk di dalam ruangan, semuanya sangat bergantung pada si pewawancara. Bagaimana menghadapi pewawancara, kenali dulu karakternya. Karena bukan mereka yang harus menyesuaikan diri, tapi Anda!

Bersahabat
Ini tipe pewawancara yang memperlakukan Anda seperti seorang teman. Saat masuk senyumnya lebar, jabatan tangannya antusias, dan sering menanyakan pertanyaan personal yang keluar dari topik wawancara. Tipe pewawancara seperti ini sangat memberi kesempatan bagi Anda agar tenang dan relaks saat menjawab. Anda bisa menunjukkan kemampuan dengan cara yang santai. Tapi ingat, sesantai-santainya wawancara, jangan sampai terjebak dalam percakapan pribadi yang terlalu mendalam. Jangan sampai ada curhat colongan!

Interogator
Saat Anda masuk ke ruangan, tak banyak basa-basi. Anda langsung diberondong sejumlah pertanyaan, langsung ke sasaran. Sebaiknya Anda sudah benar-benar siap dengan jawaban yang bagus dan mengenai sasaran juga. Jangan berharap akan mendapat petunjuk atau bantuan saat menjawab. Berharap saja pertanyaan selanjutnya bisa dijawab dengan mudah.

Si sibuk
Saat mewawancarai, dia sibuk mengecek surel, membalas SMS, menjawab telepon masuk, dan tak terlalu fokus dengan apa yang Anda katakan. Pewawancara seperti ini mungkin sedikit mengesalkan karena kesannya Anda bicara sendirian. Tapi hati-hati, jangan terlena dengan segala kesibukannya. Sebaiknya tetap fokus dan berikan jawaban terbaik, karena diam-diam mereka sangat memperhatikan Anda.

Si melantur
Saat Anda deg-degan menerima pertanyaan, si pewawancara malah bicara ngalor-ngidul dan terkadang melontarkan banyolan-banyolan tak penting. Pewawancara seperti ini kadang bikin ilfil karena sikapnya kurang profesional. Yang perlu Anda lakukan saat menghadapi pewawancara seperti ini, tetaplah berada pada zona nyaman. Lagi-lagi, jangan terpancing menimpali pembicaraan-pembicaraan tak serius yang berpotensi merusak konsentrasi.

Pengikut aturan
Pewawancara seperti ini mengajukan pertanyaan yang sama persis pada setiap calon pegawai. Semua pertanyaan sudah disiapkan, metodenya pun sama. Sangat tidak fleksibel terhadap situasi, seperti mengikuti protokol saja. Tapi ada baiknya untuk Anda. Kemungkinan pertanyaan yang diajukan sangat standar dan sudah sering Anda dapatkan diwawancara kerja lain. Pastinya tak sulit dong, menjawab pertanyaan yang sudah pasaran?

Pelawak
Orang-orang yang selera humornya tinggi pasti akan membawa humor dalam situasi apa pun, termasuk wawancara kerja. Kadang ini menguntungkan Anda. Tapi Anda juga harus bersiap mendengar komentar aneh bahkan sarkastik darinya. Yang akan membingungkan, saking seringnya bercanda dan melucu, Anda mungkin tak sadar, wawancara sudah dimulai atau belum?

Si datar
Tak ada respons atas setiap jawaban yang Anda lontarkan. Tak ada komentar, apalagi lelucon. Waspada. Wajah dingin tanpa respons ini bisa sangat menjebak. Anda tak pernah tahu, apakah wawancara berjalan baik atau buruk. Mungkin Anda bisa mencari celah untuk mencairkan suasana. Tapi jangan sampai melontarkan topik pembicaraan tak penting yang malah memperburuk suasana.

Pengintimidasi
Setiap kali menjawab pertanyaan, Anda mendapat tanggapan sinis. Setiap pertanyaan diajukan dengan kesan mengintimidasi. Pewawancara seperti ini yang paling dihindari para pencari kerja karena sangat berpotensi menjatuhkan mental, menjatuhkan kepercayaan diri, dan berakibat wawancara menjadi kacau. Jika tak ingin seperrti itu, yang perlu Anda lakukan adalah tenang, fokus, dan tunjukkan kepercayaan diri. Lakukan kontak mata untuk menunjukkan Anda tak gentar. Yang terpenting, berikan jawaban terbaik!


http://www.tabloidbintang.com/self-improvement/karir/737-kenali-tipe-tipe-pewawancara-kerja-.html

Bahaya Minuman Soda Berlabel ‘Nol Kalori’


Dengan memanfaatkan kesadaran masyarakat yang mulai memikirkan asupan kalori, produsen minuman soda pun berlomba-lomba membuat produk yang rendah kalori bahkan tidak berkalori. Itulah sebabnya, di luar sana minuman soda nol kalori sangat populer dan banyak dikonsumsi.

Sebagai perbandingan saja, 1 kaleng minuman soda biasa mengandung 143 kalori, sedangkan 1 kaleng minuman soda nol kalori hanya mengandung 1 kalori. Kedengarannya seperti menyehatkan bukan?

Tapi jika Anda cermat dan teliti melihat komposisinya di kemasan produk, terdapat perbedaan yang besar antara minuman soda biasa dan nol kalori. Minuman soda nol kalori mengandung aspartam atau pemanis buatan, sementara minuman soda bisa menggunakan gula asli.

Aspartam memiliki rasa manis 180 hingga 200 kali lebih tinggi daripada gula biasa. Dalam regulasi yang dibuat oleh Food and Drug Administration (FDA), aspartam diperbolehkan penggunaannya untuk jenis minuman penurun berat badan.

Namun ternyata beberapa studi menunjukkan efek samping yang berbahaya dari aspartam, meliputi pusing-pusing, sakit kepala, perubahan mood dan reaksi pada kulit, bahkan kalori rendah pun masih bisa meningkatkan berat badan.

Dikutip dari That’s Fit, Selasa (1/9/2009), sebuah studi menyebutkan bahwa ketika seseorang mengonsumsi sesuatu yang rendah kalori, dalam otaknya akan tertanam asumsi tidak apa-apa mengonsumsinya terus-terusan karena kalorinya kecil.

Dengan demikian, nafsu makan pun akan terstimulasi dan Anda akan makan lebih banyak lagi. Mengonsumsi minuman manis juga membuat seseorang ketagihan dan ingin mengonsumsi lagi dan lagi.

Sebetulnya tidak ada soda yang sehat, meskipun itu nol kalori sekalipun. Sedikit sekali nutrisi yang terkandung di dalamnya, jadi tidak ada untungnya mengonsumsinya. Ada baiknya Anda memilih air putih, jus, teh atau minuman lain yang lebih sehat ketimbang minuman bersoda.


http://viand.dagdigdug.com/2009/09/15/108/